Sabtu, 27 Agustus 2016

Career Path

Been a long time since my last post!

Kali ini saya mau bahas soal karir. 
Kenapa karir? Karena belum lama ini saya baru pindah kerja dan akhirnya dapet ID Card.. walaupun masih ID Card temporary ya hehe.. Setelah diinget-inget ternyata selama ini saya termasuk lumayan sering pindah kerja lho. Sejak lulus kuliah sampai sekarang, udah 4 perusahaan yang saya singgahi. Belum termasuk kerjaan pas freelance dari jaman kuliah ya. 

Okay, here are my career journey!

Habis lulus kuliah saya masuk program BDP - Broadcasting Development Program. Program yang cukup menyenangkan dan bikin saya lebih ngerti tentang seluk beluk proses produksi di TV swasta. Waktu itu saya gabung sebagai staff Budget. Mungkin inilah pekerjaan yang matching banget sama kualifikasi saya sebagai lulusan accounting
But you know what, saya ternyata ngga betah sama pekerjaan belakang meja! Lucu karena baru beberapa bulan aja saya memutuskan untuk resign dari pekerjaan yang seharusnya adalah pekerjaan yang cocok sama background kuliah saya. 

Setelah cabut dari stasiun TV, saya pun balik ke kerjaan freelance saya sebagai VO talent alias Dubber.
Pekerjaan paling menyenangkan yang pernah saya jalanin. Tapi setelah sekitar setahun, saya merasa agak insecure. Pekerjaan yang sangat menyenangkan ini gak ada jenjang karirnya. Apa yang saya kerjain ini bakal hanya begini aja kalau saya nggak punya specialty yang bikin saya "beda" dari teman-teman seprofesi. Selain itu freelancer sulit untuk punya kontrol financial, karena job yang datang tidak pasti. Akhirnya, setelah mempertimbangkan banyak hal, saya pun memutuskan untuk punya karir yang relatif lebih manageable supaya bisa punya kendali finansial yang lebih jelas.

Setelah lulus dari program Officer Development Program salah satu bank BUMN, saya pun memulai karir di perbankan. Surprisingly, di luar banyaknya tekanan dalam pekerjaan, saya merasa enjoy dengan pekerjaan dan lingkungan kerja. Mungkin karena nature personality saya yang emang seneng bangun relation sama orang banyak ya, dan intinya sih ga mesti terjebak di kantor seharian! Banyaakkk banget pelajaran yang bisa saya ambil selama 5 tahun bergulat di profesi ini. Pertemanan dan persaudaraan luar biasa yang saya dapat selama di perantauan adalah hal yang paling berkesan. Sampai akhirnya saya memutuskan untuk resign karena satu dan lain hal, berakhirlah karir saya di salah satu bank besar ini.

Setelah resign, saya langsung bekerja lagi di salah satu bank swasta yang jauh lebih kecil. Tapi posisinya di Head Office. Di sini saya bener-bener harus catch up sama load kerja yang jauh lebih dinamis. 

Di bank besar segala sesuatu udah terstruktur dan jelas flow kerjanya, tapi di bank kecil saya dituntut kreatif dan harus gerak cepat. Birokrasi lelet di tempat lama langsung rontok, chain of command diperpendek. Bos saya orangnya muda dan suka serba cepat. Lumayan ngos-ngosan juga rasanya untuk menyesuaikan diri. Tapi setelah terbiasa, saya justru merasa lebih cocok begini. Kreatif dan serba cepat. Hidup banget!

Di tempat baru, banyak banget hal baru yang bisa saya pelajari. Budaya kerja yang mesti berputar 180 derajat. Pola pikir konservatif harus diganti jadi inisiatif. Tadinya pasif sekarang harus speak up. Diskusi terbuka dimana aja. Sama siapapun di level apapun harus berani mengemukakan pendapat. And the most important thing, apapun pedapat saya, even the least important one, tetap didengarkan! I am amazed and impressed.

Saya banyak belajar cara untuk presentasi di depan para petinggi bank, diajak rembuk dalam hal-hal penting. Luckily, lagi-lagi di sini saya dipertemukan dengan team yang luar biasa kompak. Saya kayak ketemu sama sahabat-sahabat lama yang baru dipertemukan sekarang. Kekeluargaan dan kenyamanan dalam kerja adalah rezeki yang sangat saya syukuri. 
Pokoknya meski banyak yang heran sama keputusan saya untuk gabung di bank kecil ini, saya merasa ga salah pilih. Dari sini saya belajar banyak hal yang ga bakal saya dapat di tempat sebelumnya.

Tidak butuh waktu lama bagi saya untuk dipromosikan. Tapi takdir berkata lain. Di waktu yang sama, alhamdulillah, saya lolos seleksi salah satu lembaga negara regulator jasa keuangan Indonesia yang kebetulan lagi hiring prohire dari perbankan se Indonesia. Jadi di saat saya baru bergabung kurang dari 2 tahun sementara proposal promosi masih di tengah jalan, saya pun melayangkan surat resign.

It is like a dream coming true!
Cita-cita semua banker di level middle management adalah bergabung di lembaga negara yang satu ini. Bisa kasih kontribusi ke negara khususnya sebagai praktisi perbankan untuk perbaikan sektor jasa keuangan di Indonesia mungkin adalah aktualisasi diri yang diinginkan oleh rekan-rekan seangkatan saya di program ini.

Kayaknya emang doa nyokap yang luar biasa makbul bikin saya bisa duduk bareng orang-orang keren ini. Lagi-lagi. Beruntungnya saya dipertemukan sama orang-orang muda hebat di sektor jasa keuangan se-Indonesia. Konon kami yang duduk disini adalah bagian dari 5 permil pendaftar. Hahaha ,mengerikan ya. Betapa besarnya ekspektasi yang diletakkan di pundak kami semua. But still, i am grateful to be part of them. 

Bulan depan kami semua bakal disebar di seluruh negeri. Tapi selama kurang lebih 1 bulan ini pertemanan kami sudah luar biasa akrab. 155 orang. FYI, perempuannya hanya 30 orang lho. 
Banyak sekali hal-hal yang masih harus kami pelajari. Ilmu perbankan yang sudah sekian lama kami terapkan ternyata hanya bagian kecil dari pekerjaan yang akan kami lakukan di bidang pengawasan nanti.

Tantangan di depan mata sama sekali ngga bikin saya maupun teman-teman hebat saya ini takut. We're all excited!

Semoga kami semua bisa menyelesaikan pendidikan dan masa orientasi yang pastinya akan banyak menyita waktu, tenaga dan pikiran selama 6 bulan ke depan. Dan setelah itu, semoga kami bisa jadi generasi yang penuh harapan dan mampu membangun negeri ini menjadi lebih baik lagi. Aamin.











Tidak ada komentar:

Posting Komentar